Minggu, 02 Desember 2018

Cerita Seru Wisata ke Candi Muaro Jambi

Desember 02, 2018 7 Comments
candi muaro bungo jambi

Assalamualaikum Sobat Jalan-jalan Aisyah,

Saat lebaran 2017, aku sekeluarga lebaran di Jambi. Saat kakak pertama mengajak kumpul, aku sangat exicited loh. Soalnya, aku kelahiran Jambi enggak banyak tahu tentang Jambi. Jadi, pas kakak mengajak ke Candi Muaro Jambi, senang bangets. Nah, sempat salah duga, namanya Candi Muaro Tikus atau bukan ya? Suamiku sempat ngotot namanya Candi Muaro Tikus. Idih, salah banget kalau jalan-jalan enggak langsung googling dulu ya? Seharusnya emang nyari info dulu sebelum jalan-jalan hehe... jadinya pas nge-vlog enggak salah menyebutkan nama tempat , hehe...

Kami berangkat dari rumah kakak sekitar pukul 10.00 WIB. Berangkat dengan 3 mobil. Jalan kami pelan saja, dari Sipin melewati Pasar Angso Duo dan keluar kota menuju Candi Muaro Jambi. Ternyata lokasinya enggak terlalu jauh dari Kota Jambi. 

kanal candi muaro bungo jambi
kanal penampungan air


Di pintu masuk kami membeli tiket seharga Rp.5000 per orang. Kami dengan rombongan keluarga mengabadikan foto dan juga tiket yang kami beli. Tak jauh dari gerbang, sudah ada penyewaan sepeda. Aku dan keponakan langsung meminjam sepeda. Kebetulan kakak sudah menyiapkan topi dan membagikan pada kami, asyik juga deh bersepeda diteriknya matahari hehe...


Setelah agak jauh naik sepeda, kami berhenti dulu di mushola untuk shalat dzuhur. Saat itu aku sedang tidah sholat, jadi memilih duduk di bawah pohon aja. Wah, anginnya semilir banget. Bikin sejuk setelah jalan lumayan gendong Aisyah haha... soalnya sepeda gantian dengan keponakan. 

Usai menunggu satu per satu saudara yang lain sholat, mataku memandang ke arah penjual di depan kami. Wow, sepertinya liburan lebaran menjadi aji mumpung masyarakat sekita untuk menambah penghasilan ya? Ternyata sudah banyak sekali penjual mainan, makanan, hingga hiburan di Kompeks Candi Muaro Bungo. Anakku malah fokus nyari mainan haha...

tiket candi muaro bungo jambi
Tiket masuk Rp. 5000 per orang


Keluarga besar Syamsir ke Candi Muaro Jambi

Usai semua sholat dzuhur, keluarga kami berjalan lagi. Tak lama di depan mushola, kami melihat situs lagi. Kali ini berjejer di pagar. Abi langsung penasaran dan mendekat. Ini kesempatan untuk mengajarkan anak-anaku menegenai situs sejarah.

Menurut Wikipedia.com, Situs Purbakala Kompleks Percandian Muara Jambi adalah sebuah kompleks percandian agama Hindu-Buddha terluas di asia tenggara, dengan luas 3981 hektar. Kemungkinan besar adalah Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Melayu. Nah, aku yang emang enggak jago sejarah, jadi ikutan pengen tahu dan googling hehe... Sedangkan Abi malah udah duluan tahu infonya. Aduh, kalah cepat baca wikipedia haha...

candi muaro bungo jambi

Sayangnya saat kami ke sini tidak ada pemandu wisata, eh atau aku yang kurang update ya? Soalnya pas masuk udah rame aja dengan keluarga yang heboh, jadi enggak sempat nanya ada enggak pemandu wisatanya. 

Kompleks percandian ini terletak di Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, Indonesia, tepatnya di tepi Batang Hari, sekitar 26 kilometer arah timur Kota Jambi. Kalau mau ke sini dengan mobil pribadi mudah banget kok. Bisa juga cek koordinat Selatan 01* 28'32" Timur 103* 40'04". 

Candi Muaro Jambi ini situs seluas 260 ha ini tidak hanya menawarkan sebagai wisata sejarah, tapi juga keindahan alam, udaranya segar saat kami memasukin kompleks Candi Muaro Bungo. Maklum saat lebaran tiba, pengunjungnya sangat ramai.

Ada peta saat masuk di dekat mushola.
Diperkirakan candi ini berasal dari abad ke-11 M. Dari data yang aku baca, Candi Muara Jambi merupakan kompleks candi yang terbesar di Sumatera. Selain itu rapi dan terawat loh! Nah, sejak dicalonkan oleh ke UNESCO untuk menjadi Situs Warisan Dunia, situs itu terus dibenah loh! Kulihat juga ada banyak gundukan batu bata yang mulai dirapikan. Dari jauh seperti pagar yang luas banget. Enggak tinggi tapi unik karena terbuat dari batu bata.


candi muaro bungo jambi

Saat sampai ke candi utama, banyak banget yang antri berfoto. Bentuknya seperti candi yang tidak jadi karena tidak ada atapnya. Seperti istana yang setengah jadi hehe..  Nah, konon ada dongeng yang terus turun menurun disebarkan ke anak-cucu. Cerita kegagalan Raja Datuk Paduka Berhala membangun sebuah candi setinggi langit dalam waktu semalam. Hal ini atas permintaan Putri Pinang Masak. Raja pun jengkel, dan akhirnya menendang candi itu hingga berserakan dan menjadi  candi-candi kecil.

candi muaro bungo jambi

Melihat langsung Candi Muaro Bungo, aku jadi terpikirkan, alangkah luasnya candi ini. Wow, banget deh! Ternyata tidak hanya candi yang ditemukan tapi ada juga parit dan kanal kuno buatan manusia. Kolam tersebut untuk penampungan air yang di dalamnya stuktur batu bata kuno. Kalau biasanya kita mengenal candi dari batu-batuan. Di Muaro Jambi, candinya dari stuktur batu bata kuno.


candi muaro bungo jambi

Oiya, luasnya candi Muaro Bungo ini 20 kali dari luasnya Candi Borobudur. Tercatat ada 11 candi utama yang ditemukan dan sebagian telah dipugar, yaitu Candi Gumpung, Candi Tinggi dan Tinggi 1, Gedong I dan II, Kedaton, Koto Mahligai, Astano, Teluk II, Bukit Sengalo, dan Kembar Batu.


candi muaro bungo jambi
Foto sekeluarga di Candi Muaro Bungo

Konon dahulu transporasi menuju candi ini dengan perahu. Kalau sekarang seperti kanal-kanal di Kota Venesia. Nah, Sobat jalan-jalan Aisyah, tertarik ke Jambi untuk melihat langsung Candi Muaro Bungo? Tips dariku saat mengajak anak balita jalan-jalan adalah :
1. Siapkan baju ganti.
2. Siapkan bekal makanan atau cemilan.
3. Bawa mainan kesayangannya.
4. Siapkan obat-obatan
5. Bawa gendongan

Jika ingin ke tempat wisata saat acara liburan, seperti lebaran dan tahun baru usahakan anak jangan jauh dari orang tua. Soalnya ramai banget pengunjung. Beri edukasi anak sebelum datang ke situs sejarah, sehingga terlebih dulu kenal dari gambar dan cerita yang disampaikan orang tua. Seperti yang kami ajarkan ke Faris mengenai Candi Muaro Jambi. Pengalaman berwisata sejarah menjadi bekal anak-anak untuk berani dan lebih percaya diri mengenal Indonesia. 

Buat Sobat Jalan-jalan Aisyah yuk ceritakan pengalamanmu ke tempat wisata di Indonesia. Ikuti Wonderful Indonesia Blog Competition. Hadiahnya jutaan rupiah! Info lengkap silakan cek di foto berikut. Selamat mencoba!

Tulisan ini diikutsertakan Wonderful Indonesia Blog Competition. 


Rabu, 17 Oktober 2018

Tips Mudik Membawa Balita

Oktober 17, 2018 11 Comments

Sobat jalan-jalan Aisyah, setiap dua tahun seklai keluarga besarku berkumpul saat lebaran tiba. Kami biasanya membuat janji satu tahun sebelumnya. Kedua orang tuaku sudah meninggal, jadi tinggal empat kakakku yang tersebar di Jakarta, Jambi dan Bengkulu. Oleh karena itu, kami sering lebaran berpindah-pindah, dari Jakarta, Jambi dan Bengkulu. Harap maklum, lebaran belum pernah di Lampung keluarga besarku karena aku anak bungsu dan kondisi juga belum memungkinkah untuk menerima keluarga besar. 

Kamis, 27 September 2018

Ayam Nyelekit, Kuliner Pas Untuk Kamu yang Suka Pedas

September 27, 2018 1 Comments



Assalamualaikum Sobat Jalan-jalan Aisyah,

Kuliner di Lampung kian beragam, apalagi yang dekat rumahku. Kawasan dekat rumahku banyak Mall dan Kampus. Jadinya tempat kuliner makin menjamur. Salah satu yang baru dibuka adalah Ayam Nyelekit Cabang Rajabasa. Aku dan beberapa teman Tapis Blogger mendapat undangan dari ACT Lampung untuk mencicipi menu barunya. Nah, Ayam Nyelekit ini memang pakai bumbu pedas. Tapi, jangan kuatir bagi yang tidak bisa makan pedas karena bisa request level pedasnya. Kalau aku sih kurang kuat makan pedas, jadi aku mau level terendah aja xixi...

Sabtu, 22 September 2018

Bedah Buku Serdadu Rasa : Ternyata Nulis Puisi Itu Asyik!

September 22, 2018 8 Comments

Sobat Jalan-jalan Aisyah, 

Apa kabar semua? Kali ini mau cerita pengalaman keseruan ikut Bedah Buku Kumpulan Puisi Sedadu Rasa karya Yoga Pratama. Acara ini dilaksanakan pada tanggal 17 September di Perpusda Lampung. Wah, keren kan ya penulis Lampung banyak loh bedah buku di Perpusda Lampung. Kini giliran Yoga, entah keberapa kali bedah buku Sedadu Rasa dalam 2 bulan terakhir ini hehe... kebetulan aku baru sempat ikutan. 

Jumat, 25 Mei 2018

Bebek Karapan, Kuliner Lampung Untuk Buka Puasa Bersama

Mei 25, 2018 18 Comments


Assalamualaikum Sobat Jalan-jalan Aisyah,

Bebek Karapan, Kuliner Lampung Untuk Buka Puasa Bersama. Berawal dari cerita Mbk Lia yang memiliki usaha Bebek Karapan saat sama-sama ikut Fashion Show Thasya Busana beberapa waktu lalu. Mbk Lia menekuni usaha ini dengan keluarganya. Saat itu aku penasaran. Apa sih istimewanya Bebek Karapan ini?

Rabu, 16 Mei 2018

Mencicipi Kelezatan Mie Allit di Kota Metro

Mei 16, 2018 32 Comments

Assalamualaikum Sobat Jalan-jalan Aisyah,

Kemarin kami sekeluarga mudik ke Lampung Timur, sebelum menuju kekampung halaman Abi, kami mampir ke Mie Allit Metro. Awalnya, melihat postingan salah satu anggota Tapis Blogger di facebook,  Luckty Giyan Sukarno seorang pustakawan.  Saat melihatnya, aku sanga tertarik dengan Mie Pangsit yang tersajikan, uhuy ngiler abis deh! Di Bandar Lampung, entah berapa kali beli Mie pangsit jarang banget yang ada kuah isi pangsit, malah bentuknya mirip dengan Mie Ayam. Jadilah Saat mobil yang kami kendarai memasuki Kota Metro, aku langsung ngasih kode suami, alhamdulillah di acc xixiix...

Kamis, 26 April 2018

Menelusuri George Town Penang, Keindahan Yang Tak Terlupakan

April 26, 2018 32 Comments



Sobat Jalan-jalan Aisyah,

Menelusuri George Town Penang, Keindahan Yang Tak Terlupakan. Pernah ke Malaysia? Aku sih belum. Pengen banget deh bisa liburan ke Malaysia. Nah, kenapa sih pengen ke sana? Negeri Upin dan Ipin hehe... anak-anak suka banget dengan salah satu animasi dari Malaysia itu. Malaysia adalah surga kota-kota tua yang masih terjaga kelestariannya sampai sekarang. Berbagai bagunan kuno yang cantik tidak hanya bisa kamu temui di kawasan Melaka, namun juga ada di George Town, Penang.

Senin, 23 April 2018

Kementerian Agama Islam Lampung Ajak 30 Ormas Islam Rapat Koordinasi

April 23, 2018 12 Comments
Kedua pemateri di Rapat Koordinasi Ormas Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Tahun 2018


Assalamualaikum, 

Senang sekali aku dapat mewakili dari Tapis Blogger bersama Hermawan menghadiri Rapat Koordinasi Ormas Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Tahun 2018. Sempat pagi itu aku salah tempat. Harusnya ke Hotel Kurnia Dua. Aku berhenti di Hotel Kurnia Satu. Nah, mau tanya ke sinyal kok lelet banget, akhirnya aku cek di google map haha... ternyata diajak muter Sobat! Padahal, itu cuma mundur paling enggak 5 bangunan saja :( Ulala... begini deh nasib emak buta peta huhu...

Minggu, 11 Maret 2018

Tempat Beli Oleh-oleh Khas Lampung

Maret 11, 2018 2 Comments



Sobat Jalan-jalan Aisyah,

Jalan-jalan ke Lampung tidak afdol kalau belum beli oleh-oleh ya. Di Lampung apa sih oleh-oleh yang terkenal? Yap, keripik pisang. Lampung lebih dikenal dengan keripik pisang karena memang penghasil pisang banyak dari Lampung. Bahkan ada loh namanya Pulau Pisang di Lampung, mungkin karena banyak penghasil pisang di sana ya, hehe....

Minggu, 18 Februari 2018

Roti Maryam Enak di PKOR Way Halim

Februari 18, 2018 14 Comments

Sobat Jalan-jalan Aisyah,

Pagi yang cerah enaknya jaan-jalan berolahraga. Di Lampung, ada tempat jalan-jalan murah meriah dan penuh jajanan hehe.. salah satunya PKOR Way Halim. Di sini banyak orang berjalan-jalan untuk olahraga sekaigus cuci mata.

Biasanya pagi dan sore penuh orang berolahraga, kalau malam sebaiknya jangan deh ke sini apalagi jomblowati. Nah, kalau sudah jalan-jalan santai gitu pasti perut lapar kan? Pilih makan apa ya? Pagi cerah ini aku mencoba roti maryam.

Jumat, 16 Februari 2018

Melihat Rusa di Unila

Februari 16, 2018 1 Comments
A post shared by aisyah fahira (@jalan2aisyah) on



Sobat Jalan-jalan Aisyah,

Hari ini mau cerita mengenai perjalanan Fatih ke Kandang Rusa. Ini kegiatan sekolah sih. Tapi, seru banget karena bersama Bu guru dan teman-teman loh! Di Lampung, melihat rusa mudah sekali, kamu bisa ke Universitas Lampung. Di depan GSG Unila ada ruang khusus kandang rusa sebagai penangkarannya. Di bawah pohon besar dan rindang, rusa berkeliaran mencari makan.

Rabu, 24 Januari 2018

Serunya ke Taman Balai Kota dan Wisata Labirin di Kota Bandung

Januari 24, 2018 21 Comments



Assalamualaikum Sobat jalan-jalan Aisyah, 

Desember 2017 lalu aku dan Aisyah mengikuti Munas Forum Lingkar Pena (FLP) di Bandung. Kami mengikuti rangkaian acara LPJ, Seminar dan membahas AD/RT. Acara padat itu kami ikuti dengan gembira. Alhamdulillah Aisyah tetap sehat selama acara berlangsung. Saat acara pembukaan. Kami pagi-pagi ke Balai Kota Bandung. Acaranya memang di kantor wali kota. Usai acara ternyata di sana ada taman yang cantik banget loh!